BAB
I
MENGENAL
PSIKOLOGI KOMUNIKASI
1. Menurut
Garden Murphy. “psikologi adalah ilmu yang mempelajari respons yang diberikan
oleh makhluk hidup terhadap lingkungannya.” – hal 3
2. Komunikasi
adalah proses penyampaian pikiran atau perasaan oleh seseorang kepada orang
lain dengan menggunakan lambang-lambang yang bermakna bagi kedua pihak, dalam
situasi yang tertentu komunikasi menggunakan media tertentu untuk mengubah
sikap atau tingkah laku seorang atau sejumlah orang sehingga ada efek tertentu
yang diharapkan (Effendy, 2000:13). –hal 6
3. Menurut
Hovland, Jenis, dan Kelly Psikologi Komunkasi adalah proses dimana seorang
individu (kmunikator) mengirimkan rangsangan (biasanya lisan) untuk mengubah
prilaku orang lain(komunikan). –hal 8
4. Fister
menyebut 4 ciri pendekatan psikologi pada komunikasi:
a. Penerimaan
stimuli secara indrawi (sensory reception of stimuli),
b. Proses
yang mengantar stimuli dan respon (internal meditation of stimuli),
c. Prediksi
respon (prediction of response), dan
d. Peneguhan
respon (reinforcement of resposes). –hal 12
5.
Fungsi Komunikasi:
a. Kendali
b. Motivasi
c. Pengungkapan
emosional
d. Informasi.
–hal 15
BAB II
PSIKOLOGI KOMUNIKATOR DAN PESAN
1.
Komunikator tidak dapat menyuruh pendengar hanya memperhatikan apa yang ia
katakan, melainkan pendengar juga akan memperhatikan siapa yang mengatakan.
Karena kadang-kadang siapa lebih penting dari apa.
(Rahmat, 1985). – hal 23
2.
Bahasa, pada gilirannya adalah pesan dalam bentuk kata-kata dan kalimat; untuk
selanjutnya disebut pesan linguistik. Manusia mengucapkan
kata-kata dan kalimat dengan cara-cara tertentu; cara-cara ini disebut pesan
paralinguistik. –hal 29
3.
Hal-hal yang diperlukan dalam mengelola pesan verbal.
a. Berhati-hati
dengan Abstraksi
b. Berhati-hati
dengan Dimensi Waktu
c. Jangan
mengacaukan kata dengan rujukan
d. Jangan
mengacaukan pengamatan dengan kesimpulan. –hal 30-31
4.
Fungsi pesan Non Verbal
a. Repetisi,
mengulang kembali gagasan yang sudah disajikan secara verbal.
b. Substitusi,
menggantikan lambang-lambang verbal.
c. Kontradiksi,
menolak pesan verbal atau memberikan makna lain terhadap pesan verbal.
d. Komplemen,
melengkapi dan memperkaya pesan non verbal.
e. Eksentuasi,
menegaskan pesan verbal atau menggaris-bawahinya. –hal 31-32
BAB III
MANUSIA KOMUNIKASI DARI PERSPEKTIF PSIKOLOGI
1.
Menurut Freud prilaku manusia merupakan hasil interaksi tiga subsitem dalam
kepribadian manusia:
a. Id
Id bergerak berdasarkan
prinsip kesenangan (pleasure principle), ingin memenuhi kebutuhannya.
b. Ego
Ego berfungsi menjembatani
tuntutan Id dengan realitas dunia luar.
c. Superego
Superego adalah polisi kepribadian,
mewakili yang ideal. –hal 41
2.
Konsep Manusia dalam Psikologi Humanistis
a) Individu
sebagai keseluruhan yang integral
b) Ketidakrelevanan
penyelidikan dengan hewan
c) Pembawaan
baik manusia
d) Potensi
kreatif manusia
e) Penekanan
pada kesehatan prikologis. –hal 51-55
3.
Teori kebutuhan Abraham Maslow
1. Kebutuhan-kebutuhan
dasar fisiologis
2. Kebutuhan
akan rasa aman
3. Kebutuhan
akan cinta dan memiliki
4. Kebutuhan
akan rasa harga diri, dan
5. Kebutuhan
akan aktualisasi
BAB
IV
EFEKTIFITAS
KOMUNIKASI
1.
komunikasi yang efektif berarti komunikasi itu mampu mengantarkan pesan yang
disampaikan secara tepat ke komunikan atau penerima komunikasi sehingga yang
bersangkutan dapat memahami isi pesannya. –hal
59
2.
menurut Stewart L, Tubbs dan Sylvia Moss, komunikasi yang efektif menimbulkan 5
hal:
1) Pengertian
2) Kesenangan
3) Pengaruh
pada sikap
4) Hubungan
sosial yang makin baik
5) Tindakan.
–hal 60-61
3.
menurut Kelman, pengaruh komunikasi pada orang lain berupa 3 hal:
1) Internalisasi
2) Identifikasi
3) Ketundukan
(compliance) –hal 65
4.
liam aspek komunikasi efektif
1) Kejelasan
2) Ketetapan
3) Knteks
4) Alur
5) Budaya
- Hal
67-68
BAB
V
STRATEGI
KOMUNIKASI DALAM PEMBELAJARAN
1.
kegiatan pembelajaran adalah kegiatan yang sangat dominan diisi dengan
komunikasi, bahkan hampir semua kegiatan pembelajaran itu adalah kegiatan
komunikasi. –hal 83
2.
teknik komunikasi persuasif merupakan salah satu teknik memotivasi peserta
didik yang dilakukan dengan cara mempengaruhi peserta didik secara ekstralogis.
Teknik ini dirumuskan: AIDDAS.
A=
Attention (perhatian)
I=
Interest (minat)
D=
Desire (hasrat)
D=
Decision (keputusan)
A=
Action (aksi/tindakan)
S=
Satisfaction (kepuasan). –hal 85
3.
menurut Onong Uchjana Effendi bahwa strategi komunikasi terdiri dari dua aspek,
yaitu:
-
secara macro (planned multi-media strategy)
-
secara micro (single communication medium strategy). Hal 94
BAB
VI
HAMBATAN
PSIKOLOGIS DALAM KOMUNIKASI PEMBELAJARAN
1.
hambatan komunkasi dapat dibahas dalam 3 hal, yaitu:
1) Hambatan
komunikasi secara umum
2) Klasifikasi
hambatan komunikasi
3) Hambatan
komunikasi dari faktor situasi
2.
hambatan internal: hambatan yang berasal dari dalam diri individu yang terkait
kondisi fisik dan psikologis.
3.
hambatan eksternal: hambatan yang berasal dari luar individu yang terkait
dengan lingkungan fisik dan lingkungan sosial budaya.
–hal; 111-112
4.
perbedaan yang mungkin dapat menimbulkan kesalahan dalam berkomunikasi antara
lain:
a.
Perbedaan latar belakang
b.
Faktor bahasa
c.
Sikap pada waktu berkomunikasi
d.
faktor lingkungan
STRUKTUR
ISI LAPORAN BUKU
Judul
Buku : Psikologi Komunikasi dalam
Pembelajaran
Pengarang
: Drs. H. Maksum Khairani, MPd.
Penerbit
: Asswaja Pressindo
Tahun
terbit : januari 2015
Daftar
isi : cover
Pendahuluan
Bab 1 : mengenal psikologi
komunikasi
Bab 2 : psikologi
komunikator dan pesan
Bab 3 : manusia komunkasi
dari perspektif psikologi
Bab 4 : efektifitas
komunikasi
Bab 5 : strategi komunikasi
dalam pembelajaran
Bab 6 : hambatan psikologis
dalam komunikasi pembelajaran
Tidak ada komentar:
Posting Komentar